Baarak tradisi adat Minangkabau 

Nelwanews, Padang — Baarak adalah sebuah acara adat di Minangkabau saat pelaksanaan pesta pernikahan di Sumatera Barat (20/10/2026).

Baarak ialah diarak keliling kampung, yaitu kedua mempelai marapulai dan anakdaro dibawa bersama orang tua Ninik mamak serta sumandan dan anggota keluarga berjalan keliling kampung.

Biasanya di Minang baarak dilakukan oleh bako (saudara perempuan ayah) untuk anak pisang/anak bako (anak mamak) saat menikah.

Diiring musik tradisional khas Minangkabau yaitu Talempong gendang dan pupuk sarunai, disinilah letak kebersamaan kekeluargaan terlihat jelas.

Dengan senang gembira masyarakat dan keluarga besar menyambut hari bahagia pernikahan  anak, kemenakan mereka dilaksanakan.

Seiring perkembangan zaman, dahulunya baarak dilakukan dengan berjalan kaki atau menggunakan bendi.

Tapi sekarang lebih sering menggunakan mobil yang dihias sedemikian  rupa membentuk kereta kencana, hingga jarak yang ditempuh pun bisa semakin jauh.